
Sewa Mobil Lombok Rating Tertinggi: Solusi Transportasi Nyaman, Aman & Terpercaya
June 13, 2025
Keindahan Air Terjun Benang Kelambu di Lombok: Surga Tersembunyi di Tengah Alam
June 16, 2025Keindahan Bukit Merese Lombok: Lukisan Alam di Atas Awan
Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, terkenal akan kekayaan alam dan budayanya. Salah satu destinasi yang semakin populer di kalangan wisatawan lokal dan mancanegara adalah Bukit Merese, sebuah bukit hijau yang terletak di kawasan Mandalika. Tempat ini menawarkan pemandangan alam yang luar biasa indah dan cocok untuk kamu yang ingin menikmati keheningan, ketenangan, dan keajaiban panorama dari ketinggian.
Tidak hanya menyajikan pemandangan laut dan perbukitan yang memesona, Bukit Merese juga merupakan tempat yang tepat untuk menyaksikan matahari terbit dan terbenam. Setiap jengkal tanahnya seolah-olah menyimpan keindahan yang belum banyak disentuh oleh keramaian.
Lokasi Strategis dan Akses yang Mudah
Bukit Merese terletak di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Lokasinya hanya sekitar 30 menit dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, membuatnya mudah dijangkau oleh wisatawan. Bukit ini berada di dekat kawasan Pantai Tanjung Aan dan tidak jauh dari Sirkuit Mandalika yang terkenal.
Untuk mencapai puncak Bukit Merese, pengunjung harus berjalan kaki dari area parkir selama kurang lebih 10 hingga 15 menit. Jalurnya tidak terlalu curam, dan cukup aman bagi semua kalangan usia. Meskipun ada beberapa bagian yang menanjak, tanamannya yang hijau dan angin yang sejuk membuat perjalanan menjadi menyenangkan.
Panorama 360 Derajat yang Memukau
Dari atas bukit, kamu bisa menikmati panorama 360 derajat yang memanjakan mata. Di satu sisi, terlihat birunya laut Samudra Hindia dan garis pantai yang melengkung sempurna. Di sisi lain, hamparan padang rumput hijau membentang luas seakan tanpa batas.
Pemandangan ini terasa berbeda di setiap waktu. Saat pagi, langit cerah menyambut mentari dengan cahaya lembut keemasan. Saat sore, langit berubah warna menjadi jingga dan merah, memberikan nuansa dramatis yang menakjubkan.
Keunikan Nama “Merese”
Nama “Merese” berasal dari bahasa Sasak, bahasa asli suku Lombok, yang berarti “letih” atau “capek.” Nama ini konon berasal dari pengalaman para pengunjung atau warga yang harus berjalan menanjak untuk sampai ke puncak. Meski membuat sedikit lelah, begitu tiba di atas, semua keletihan akan terbayar lunas oleh keindahan panorama yang menanti.
Surga bagi Pemburu Sunrise dan Sunset
Bukit Merese adalah tempat yang sempurna untuk menikmati sunrise dan sunset terbaik di Lombok.
-
Sunrise (matahari terbit): Waktu terbaik untuk datang adalah sekitar pukul 05.30 pagi. Kamu akan disuguhi pemandangan matahari yang muncul perlahan di ufuk timur, menerangi seluruh kawasan dengan sinar hangat yang memesona. Udara masih sejuk, dan suara alam terasa begitu murni.
-
Sunset (matahari terbenam): Menjelang sore, sekitar pukul 17.30 hingga 18.30, langit mulai berubah warna menjadi oranye keemasan. Siluet perbukitan dan pohon-pohon menciptakan efek visual yang luar biasa. Banyak pengunjung datang hanya untuk menyaksikan momen ini dan mengabadikannya dalam kamera.
Aktivitas Menarik di Bukit Merese
Selain menikmati pemandangan, banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Bukit Merese:
1. Fotografi dan Videografi
Spot foto di sini sangat melimpah. Banyak wisatawan, travel blogger, bahkan fotografer profesional menjadikan Bukit Merese sebagai latar favorit. Pemandangan laut, langit, dan perbukitan menciptakan kontras warna yang sempurna. Tak sedikit pula pasangan yang memilih tempat ini sebagai lokasi foto prewedding.
2. Piknik dan Bersantai
Padang rumput yang luas dan suasana yang tenang menjadikan Bukit Merese tempat ideal untuk piknik. Kamu bisa membawa tikar, bekal makanan, dan menikmati makan siang sambil dikelilingi pemandangan indah. Jangan lupa membawa kantong sampah untuk menjaga kebersihan.
3. Camping Ringan
Meski tidak terlalu umum, beberapa wisatawan kadang menginap di area sekitar Bukit Merese dengan tenda untuk menikmati suasana malam dan pagi yang damai. Jika kamu suka petualangan, ini bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Pesona Musim Kemarau vs Musim Hujan
Keindahan Bukit Merese bisa berubah tergantung musim:
-
Musim kemarau (April – Oktober): Rumput cenderung berwarna kuning kecoklatan, menciptakan suasana mirip savana di Afrika. Ini adalah waktu terbaik untuk fotografi dengan nuansa eksotis.
-
Musim hujan (November – Maret): Bukit akan berubah menjadi sangat hijau dan segar. Langit cenderung lebih dramatis, tapi cuaca bisa berubah cepat, jadi persiapkan jas hujan atau payung.
Tips Berkunjung ke Bukit Merese
Agar pengalaman berwisatamu maksimal, berikut beberapa tips penting:
-
Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin
-
Datang lebih awal jika ingin mengejar sunrise atau sunset
-
Bawa air minum dan camilan sendiri
-
Gunakan sunblock, topi, atau kacamata hitam
-
Bawa kantong sampah untuk menjaga kebersihan
-
Hati-hati saat berfoto di tepi bukit karena anginnya bisa kencang
Destinasi Sekitar Bukit Merese
Setelah menikmati Bukit Merese, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke beberapa tempat menarik di sekitarnya:
-
Pantai Tanjung Aan: Pantai pasir putih dengan air jernih, cocok untuk berenang atau bermain pasir.
-
Pantai Seger: Spot surfing dengan batu karang unik.
-
Desa Adat Sade: Menyuguhkan kebudayaan asli suku Sasak.
-
Sirkuit Mandalika: Ikon baru Lombok yang mendunia, tempat diselenggarakannya MotoGP.
Kesadaran Lingkungan dan Konservasi
Karena Bukit Merese merupakan tempat terbuka yang alami, penting bagi setiap pengunjung untuk menjaga kelestariannya. Jangan merusak tanaman, membuang sampah sembarangan, atau mencorat-coret batu dan tanah.
Beberapa komunitas lokal sudah mulai mengedukasi pengunjung untuk lebih sadar lingkungan melalui papan informasi, ajakan online, dan pengawasan ringan.
Jika kamu ingin berkontribusi, kamu bisa bergabung dalam gerakan kecil seperti membersihkan sampah atau mengedukasi wisatawan lain.
Testimoni Wisatawan
“Saya sudah pernah ke banyak tempat di Indonesia, tapi Bukit Merese punya daya tarik sendiri. Pemandangannya sangat indah, apalagi saat matahari terbenam. Saya merasa benar-benar damai di sini.”
— Ayu, Jakarta
“Bukit Merese itu seperti lukisan hidup. Semua sisi fotogenik. Rasanya seperti berada di dunia lain.”
— Thomas, Jerman
Penutup: Bukit Merese, Simfoni Alam yang Sempurna
Bukit Merese bukan sekadar tempat wisata, melainkan pengalaman spiritual dan emosional yang menyentuh hati. Di sini, kamu tidak hanya melihat alam, tetapi merasakannya. Angin yang bertiup lembut, aroma tanah yang segar, suara ombak dari kejauhan—semuanya berpadu menciptakan simfoni alam yang sempurna.
Jika kamu merencanakan liburan ke Lombok, Bukit Merese adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar. Siapkan kameramu, kosongkan pikiranmu, dan biarkan keindahan alam Bukit Merese mengisi ruang hatimu.



